Banyak
teman banyak rejeki! Kata-kata itu emang
bener banget, semakin banyak temen semakin banyak pula manfaat yang bisa kita
dapetin. Tapi, temen yang seperti apa ya yang bisa kita jadiin sahabat? Karena,
nggak semua teman bisa naik kelas statusnya menjadi sahabat kita. Sebelum
menyesal di kemudian hari, mending baca dulu deh....
Kebanyakan
dari kita, pastinya seneng kalo punya
banyak temen. Hampir sebagian besar waktu kita pake untuk bergaul baik sama
temen sekolah yang seumuran maupun dalam suatu komunitas. Dan hal tersebut
sering kita lakukan tanpa pengawasan orang tua. Makanya, kita harus paham
banget bahwa pergaulan remaja punya pengaruh positif dan negatif buat
perkembangan mental maupun prestasi akademik.
Sisi
positifnya bergaul adalah membantu dalam pencarian harga diri dan bisa
meningkatkan rasa percaya diri. Malahan, kalo kamu bisa nemuin temen bergaul
yang tepat, bakalan ngasih efek peningkatan prestasi akademik, loh. Tapi, tetap
harus waspada juga guys. Salah-salah dapet temen malah bisa kena dampak
negatif.
Dampak
negatifnya, bisa saja terjadinya kenakalan remaja atau prilaku menyimpang.
Salah satu contohnya dalam hal berpacaran. Hal ini bisa memperburuk mental dan
prestasi akademik serta masa depan kita. Berikut ini ada beberapa tips supaya kita
lebih berhati-hati dalam memilih teman pergaulan:
Banyak Samanya
Pergaulan dapat dibentuk bila terdapat
penerimaan dan persetujuan dari orang lain. Biasanya penerimaan terjadi karena
adanya suatu kesamaan hobi, kesukaan/minat, dan karakter. Makanya sebaiknya
pergaulan kita captain dari kesamaan atau semangat untuk menjadi teenage yang
berkualitas. Contohnya, persahabatan yang tercipta dari teman sekelas les
musik, sehingga saling terpacu untuk membuat prestasi di bidang musik.
Ikut Komunitas, dong!
Memilh teman dari suatu komunitas kegiatan
positif. Misalnya, kita mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sekolah, seperti
basket, tim jurnalis sekolah, tim
peneliti sekolah yang sering disebut KIR, atau bidang lain yang ingin diikuti.
Pastinya, disana kita bakalan nemuin temen-temen yang memiliki kesamaan bakat
dan minat.
Lihat Background-nya
Sebelum memutuskan untuk lebih dekat dengan
seseorang, pertimbangkan kepribadian dan latar belakang orang tersebut.
Bukannya mau milih-milih temen, tapi kan temen-temen yang punya kebiasaan buruk
secara gak langsung bisa juga mempengaruhi kepribadian dan citra diri kita.
Nah, nggak mau kan kita ikutan di cap jelek karena salah memilih teman.
Teliti di Jejaring Sosial
Well, situs-situ s jajring sosial seperti
facebook, twitter, instagram, dan berbagai sosial media lainnya bisa banget
dijadiin tempat untuk menambah teman-teman baru. Tapi, alangkah baiknya sebelum
kita memutuskan mendapatkan teman melalui jaringan sosial di internet yang hars
kita inget nih! TETAP harus berhati-hati dan waspada, karena sesuatu yang
disampaikan temen melalui situs jejaring sosial nggak bisa dipercaya 100%
kebenarannya.
Curhat Teman ke Keluarga
Banyak penelitian menyatakan, bahwa remaja mengalami peningkatan fungsi
hormon tubuh dan dianggap fase ketertarikan terhadap lawan jenis. Makanya, kita
butuh komunikasi aktif dengan orangtua atau anggota keluarga lain, yang bisa
membimbing kita gimana cara ngungkapin perasaan cinta ke orang lain dan gimana
mengeksplor plus mengaplikasikan perasaan, serta pacaran yang sehat sesuai sama
usia kita.
(Tetep!) Nurut Orang Tua
Banyak dari kita menganggap ortu nggak
ngerti apa-apa tentang dunia remaja. Believe it or not! Feeling dari
orang tua sering banget tepat loh. Nggak ada judulnya orang tua melarang-larang
kita. Justru, mereka pengen yang terbaik buat kita. Kalo menurut orang tua
kurang sesuai, sebaiknya kita tinggalin aja pergaulan tersebut.
Okee siip segitu! Udah pada tau dan pinter
dong sekarang gimana caranya milih temen dalam pergaulan, maksudnya milih demi
menuju ke arah yang lebih positif loh yaa.
Teman yang baik pasti selalu ngasih dukungan, motivasi, dan semangat.
Emang sih yang namanya nyari temen jangan terlalu milih-milih dan temenan sama
yang itu-itu aja, biar pergaulan dan wawasan semakin luas. Tapi, tetap harus
difilter, ambil bagian yang baik dan buang buruknya.
And now, yuk cari teman sebanyak-banyaknya,
kali aja ada yang nyantol buat jadi pasangan upss.... hahaha



0 comments:
Posting Komentar