topbella

Minggu, 10 Mei 2015

Mitos atau Fakta Kecantikan



http://www.celikvitamin.com/wp-content/uploads/2014/02/fact-or-myth-300x246.jpg
Tidak boleh ini, tidak boleh itu. Banyak larangan dalam berbagai aspek yang kadang tak kita ketahui dari mana asalnya. Dan karena sudah terpatri tak ditelisik kebenarannya. Padahal dalam beberapa kasus, tak sepenuhnya larangan itu benar. Ada juga yang kemudian disebut mitos. Di bidang kecantikan, mitos pun tak terhindarkan. Tak sedikit mitos yang berkembang dan bikin orang pasrah pada keadaan. Seperti apa dan bagaimana faktanya? Yuk kita bahas bersamaa....



  • Ganti Shampoo Setiap Tiga Bulan Sekali

“Sebaiknya Anda mengganti sampo setiap tiga bulan sekali karena rambut Anda sudah terbiasa dengan formula sampo itu, sehingga efektivitasnya menurut. Rambut Anda sudah imun memiliki kekebalan terhadap sampo itu.”

Faktanya
Rambut tak punya daya imun terhadap sampo, jadi kalau Anda menyukai dan cocok dengan sampo yang digunakan selama ini, terus gunakan. Anda disarankan mengganti setiap tiga bulan sekali atau setidaknya dua kali dala setahun  kalau kondisi rambut Anda membutuhkan itu. “Misalkan kulit kepala berketombe dan memproduksi minyak berlebih. Sampo yang digunakan tak menunjukkan efek sampai berbulan-bulan, tentu Anda harus menggantinya,” ujar Philip Kingsley, ahli tata rambut di sebuah klinik  rambut di New York. Ada satu pengecualian lagi. Pergantian sampo dibutuhkan untuk mereka yang tinggal di negara empat musim. Pergantian musim cukup ekstrem dari panas dan lembab ke dingin dan kering membuat rambut harus beradaptasi. Butuh perawatan ekstra dan tepat sehingga kelembaban rambut terjaga.



  • Jangan Waxing Sebelum dan Saat Haid

Tiap kali datang ke salom kecantikan dan ingin waxing, mungkin Anda ditanya apakah sedang dalam masa subur atau haid. Di bagian cara pemakaian di kemasan produk wax, masalah haid pun diungkit. Itu bukan tanpa sebab.

Faktanya
Hal itu bukan hanya mitos. Berdasarkan penelitian dan ilmu kesehatan, kondisi kulit menjelang haid dan saat haid menjadi jauh lebih sensitif akibat perubahan hormon. Itulah sebabnya waxing dilarang pada masa itu, selain juga saat hamil karena rasa sakitnya akan berlipat ganda. Apalagi buat Anda yag baru pertama kali waxing. Ketegangannya bakal bikin kulit lebih sensitif. Lalu kapan waktu yang tepat? Setidaknya beri jarak seminggu setelah haid.



  • Gosokkan Parfum di Kedua Pergelangan Tangan Supaya Parfum Awet

Coba perhatikan bagaimana orang biasa memakai parfum. Selain menyemprotkannya ke daerah bawah kuping dan sekitar leher, juga terutama saat mencoba tester pergelangan tangan. Setelah menyeprotkan ke satu bagian pergelangan tangan, gerakan berikutnya kemudian menggosok-gosokkan kedua pergelangan tangan sehingga tercampur. Katanya sih bikin aroma parfum lebih tahan lama.

Faktanya
Menurut seorang ahli wewangian sekaligus pemilik Six Scents di Toronto, Kanada, Marian Bendet, gerakan itu justru bisa mengganggu minyak yang terkandung di dalam parfum sehingga mengubah aromanya. Kalau ingin aromanya melekat terus di tubuh Anda, biarkan udara yang mengeringkan parfum di tubuh Anda secara alami.



  • Kantong  dan Lingkaran Hitam Mata

Mata panda atau lingkaran hitam di daerah sekitar mata selalu dikaitkan dengan kurang tidur. Kalu sudah begitu, mentimun dan kantong dingin serta basah dijadikan solusi.

Faktanya
Kurang tidur mungkin bisa disebut sebagai salah satu penyebab lingkaran dan kantong mata. Itu juga bisa terjadi kalau kekurangan tidur yang Anda alami masuk tahap parah. Menurut dr. Peter Vignjevic, dokter kulit di Kanada, sebenarnya sampai sekarang belum ada yang sepenuhnya yakin mengapa kantong mata bisa muncul. “Tapi kemungkinan besar karena kelebihan lemak,” ujarnya. Itu kantong mata. Kalau lingkaran hitam penyebab utamanya karena pembukuh darah di bagian area kulit itu tipis. Ada lagi karena faktor usia dan yang lain. Jadi bukan semata-mata karena kurang tidur. Solusinya, coba samarkan dengan concealer yang dioleskan tipis secara merata, selain juga rutin menggunakan eye cream setiap menjelang tidur.



  • Keramas Setiap Hari Bikin Rambut Kering

Cuaca di Indonesia kerap membuat gerah dan membuat orang ingin sesering mungkin mandi, mengguyur tubuh dengan air dingin segar. Tak heran keramas setiap hari jadi bagian kebiasaan masyarakat kita. Beda dengan masyarakat negara empat musim yang keramas 2 hari sekali atau bahkan 3-4 hari sekali saat musim dingin. Nah, kebiasaan itu sering memicu kontroversi. Keramas terlalu sering justru bisa merusak rambut. Kandungan kimia sampo bisa membuat rambut kering, rapuh, dan makin tipis.

Faktanya
Anggapan itu ada benarnya. Deterjen dalam rambut bisa perlahan merusak kondisi rambut, sehingga disarankan keramas 2 hari sekali. Tapi untuk Anda yang tak tahan debu, kotoran, dan keringat yang menemprl dirambut akibat aktivitas sehari-harinya di luar ruangan, boleh melanjutkan kebiasaan keramas setiap hari. Tapi ada catatan tambahan pentingnya, yaitu harus selalu menggunakan KONDISIONER. Aplikasi kondisioner ampuh mencegah rambut kering sehingga Anda bisa tetap mendapatkan rambut sehat dan lembab meski keramas setiap hari. Selain itu Anda sebenarnya bisa mengurangi kuantitas pemakaian sampo dengan hanya mengoleskan kondisioner setelah membasahi rambut dengan air dingin, setelah hari sebelumnya lengkap keramas dengan sampo dan kondisioner.


Untuk cantik tak boleh sembarangan. Perbanyak membaca dan mencari informasi dari pandangan para ahli agar tak terjebak pada mitos atau jangan sembarangan berasumsi yang akan membuat kita berpendapat salah yaa....  

0 comments:

Posting Komentar

Foto Saya
adinda devyalita
Assalamu'alaykum.. You can call me Adinda, inget pake A di depan. Saya adalah drakor lover addict jadi kalo tau gimana move on dari drakor tolong kasih tau yaa 😂😂 Wassalam..
Lihat profil lengkapku