Tidak
boleh ini, tidak boleh itu. Banyak larangan dalam berbagai aspek yang kadang
tak kita ketahui dari mana asalnya. Dan karena sudah terpatri tak ditelisik
kebenarannya. Padahal dalam beberapa kasus, tak sepenuhnya larangan itu benar.
Ada juga yang kemudian disebut mitos. Di bidang kecantikan, mitos pun tak
terhindarkan. Tak sedikit mitos yang berkembang dan bikin orang pasrah pada
keadaan. Seperti apa dan bagaimana faktanya? Yuk kita bahas bersamaa....
- Ganti Shampoo Setiap Tiga Bulan Sekali
“Sebaiknya
Anda mengganti sampo setiap tiga bulan sekali karena rambut Anda sudah terbiasa
dengan formula sampo itu, sehingga efektivitasnya menurut. Rambut Anda sudah
imun memiliki kekebalan terhadap sampo itu.”
Faktanya
Rambut
tak punya daya imun terhadap sampo, jadi kalau Anda menyukai dan cocok dengan
sampo yang digunakan selama ini, terus gunakan. Anda disarankan mengganti
setiap tiga bulan sekali atau setidaknya dua kali dala setahun kalau kondisi rambut Anda membutuhkan itu.
“Misalkan kulit kepala berketombe dan memproduksi minyak berlebih. Sampo yang
digunakan tak menunjukkan efek sampai berbulan-bulan, tentu Anda harus
menggantinya,” ujar Philip Kingsley, ahli tata rambut di sebuah klinik rambut di New York. Ada satu pengecualian
lagi. Pergantian sampo dibutuhkan untuk mereka yang tinggal di negara empat
musim. Pergantian musim cukup ekstrem dari panas dan lembab ke dingin dan
kering membuat rambut harus beradaptasi. Butuh perawatan ekstra dan tepat
sehingga kelembaban rambut terjaga.
- Jangan Waxing Sebelum dan Saat Haid
Tiap kali
datang ke salom kecantikan dan ingin waxing, mungkin Anda ditanya apakah
sedang dalam masa subur atau haid. Di bagian cara pemakaian di kemasan produk wax,
masalah haid pun diungkit. Itu bukan tanpa sebab.
Faktanya
Hal itu
bukan hanya mitos. Berdasarkan penelitian dan ilmu kesehatan, kondisi kulit
menjelang haid dan saat haid menjadi jauh lebih sensitif akibat perubahan
hormon. Itulah sebabnya waxing dilarang pada masa itu, selain juga saat
hamil karena rasa sakitnya akan berlipat ganda. Apalagi buat Anda yag baru
pertama kali waxing. Ketegangannya bakal bikin kulit lebih sensitif.
Lalu kapan waktu yang tepat? Setidaknya beri jarak seminggu setelah haid.
- Gosokkan Parfum di Kedua Pergelangan Tangan Supaya Parfum Awet
Coba
perhatikan bagaimana orang biasa memakai parfum. Selain menyemprotkannya ke
daerah bawah kuping dan sekitar leher, juga terutama saat mencoba tester pergelangan
tangan. Setelah menyeprotkan ke satu bagian pergelangan tangan, gerakan berikutnya
kemudian menggosok-gosokkan kedua pergelangan tangan sehingga tercampur.
Katanya sih bikin aroma parfum lebih tahan lama.
Faktanya
Menurut seorang
ahli wewangian sekaligus pemilik Six Scents di Toronto, Kanada, Marian Bendet,
gerakan itu justru bisa mengganggu minyak yang terkandung di dalam parfum
sehingga mengubah aromanya. Kalau ingin aromanya melekat terus di tubuh Anda,
biarkan udara yang mengeringkan parfum di tubuh Anda secara alami.
- Kantong dan Lingkaran Hitam Mata
Mata
panda atau lingkaran hitam di daerah sekitar mata selalu dikaitkan dengan
kurang tidur. Kalu sudah begitu, mentimun dan kantong dingin serta basah
dijadikan solusi.
Faktanya
Kurang
tidur mungkin bisa disebut sebagai salah satu penyebab lingkaran dan kantong
mata. Itu juga bisa terjadi kalau kekurangan tidur yang Anda alami masuk tahap
parah. Menurut dr. Peter Vignjevic, dokter kulit di Kanada, sebenarnya sampai
sekarang belum ada yang sepenuhnya yakin mengapa kantong mata bisa muncul.
“Tapi kemungkinan besar karena kelebihan lemak,” ujarnya. Itu kantong mata.
Kalau lingkaran hitam penyebab utamanya karena pembukuh darah di bagian area
kulit itu tipis. Ada lagi karena faktor usia dan yang lain. Jadi bukan
semata-mata karena kurang tidur. Solusinya, coba samarkan dengan concealer yang
dioleskan tipis secara merata, selain juga rutin menggunakan eye cream setiap
menjelang tidur.
- Keramas Setiap Hari Bikin Rambut Kering
Cuaca di
Indonesia kerap membuat gerah dan membuat orang ingin sesering mungkin mandi,
mengguyur tubuh dengan air dingin segar. Tak heran keramas setiap hari jadi
bagian kebiasaan masyarakat kita. Beda dengan masyarakat negara empat musim
yang keramas 2 hari sekali atau bahkan 3-4 hari sekali saat musim dingin. Nah,
kebiasaan itu sering memicu kontroversi. Keramas terlalu sering justru bisa
merusak rambut. Kandungan kimia sampo bisa membuat rambut kering, rapuh, dan
makin tipis.
Faktanya
Anggapan
itu ada benarnya. Deterjen dalam rambut bisa perlahan merusak kondisi rambut,
sehingga disarankan keramas 2 hari sekali. Tapi untuk Anda yang tak tahan debu,
kotoran, dan keringat yang menemprl dirambut akibat aktivitas sehari-harinya di
luar ruangan, boleh melanjutkan kebiasaan keramas setiap hari. Tapi ada catatan
tambahan pentingnya, yaitu harus selalu menggunakan KONDISIONER. Aplikasi
kondisioner ampuh mencegah rambut kering sehingga Anda bisa tetap mendapatkan
rambut sehat dan lembab meski keramas setiap hari. Selain itu Anda sebenarnya
bisa mengurangi kuantitas pemakaian sampo dengan hanya mengoleskan kondisioner
setelah membasahi rambut dengan air dingin, setelah hari sebelumnya lengkap
keramas dengan sampo dan kondisioner.
Untuk
cantik tak boleh sembarangan. Perbanyak membaca dan mencari informasi dari
pandangan para ahli agar tak terjebak pada mitos atau jangan sembarangan
berasumsi yang akan membuat kita berpendapat salah yaa....



0 comments:
Posting Komentar