topbella

Senin, 04 Mei 2015

Mengapa Langit Berwarna Biru?

http://soktau.com/wp-content/uploads/2013/05/langit-biru.jpg

Mengapa langit berwarna biru?

Pertanyaan itu mungkin yang paling sering terlontar dari mulut anak-anak, bahkan saya pun sering berpikir demikian ketika sedang merenung. Seringkali dijawab seadanya oleh orang tua, misalnya “memang sudah tercipta seperti itu”. Jawabannya mungkin gak sederhana anggapan kita. 
            Menurut sebuah studi terbaru, hal tersebut berkaitan dengan batu, fosfor, ganggang purbakala. Sekitar dua juta tahun pertama sejak bumi tercipta, langit kemungkinan berwarna oranye.
            Meskipun nggak ada yang tahu dengan pasti. Namun, berdasarkan komposisi kimiawi pada masa itu, kemungkinan komponen utama dari atmosfer adalah methane (CH4), yng tampak ganjil menyelimuti bumi. Saat ini, komponen atmosfir sebagian besar terdiri dari nitrogen dan oksigen. Sinar matahari menciptakan berbagai warna pelangi, kemudian menyebar melalui molekul udara. Warna biru merupakan warna yang banyak terpantul, sehingga mata manusia kemudian melihat warna biru langit yang indah. Namun, bagaimana perubahannya dari oranye ke warna biru?
Sekitar 2,5 milyar tahun yang lalu, muncul kemampuan dari makhluk organic untuk berfotosintesa yaitu kempuan untuk mengubah sinar matahari, karbondioksida (CO2) dan air menjadi gula. Kemudian, kelengkapan kemampuan evolusioner itu dimiliki oleh ganggang purba sehingga menjadi sumber makanan yang awet, kemudian tersebar ke lautan seluruh dunia. Hanya satu masalahnya, ganggang membutuhkan lebih banyak gula untuk menyeimbangkan makanannya, mereka butuh nutrisi seperti fosfor.
            Dominic Papineau dari Carnegie Institution For Science meyakini, ganggang memperolehnya dari luapan erosi yang sangat besar sekitar 2,5 – 2 Milyar tahun yang lalu , periode ketika atmosfer bumi pertama kali memperoleh suntikan oksigen dalam jumlah besar. Dari sudut pandang Papineau, terjadinya suntikan oksigen yang sangat besar atau Great Oxidation Event itu terjadi beriring dengan peningkatan perpecahan benua serta menyebarnya endapan es. Jadi kemungkinan terjadinya aktivitas tektonik dan perubahan iklim menyebabkan bebatuan kaya kandungan fosfor longsor sehingga masuk ke dalam lautan selama beberapa ratus juta tahun.
            Dengan banyaknya asupan fosfor, ganggang kemudian memulai fungsinya, mengeluarkan oksigen untuk memenuhi atmosfir, demikian diungkap papineau dalam rilisnya. Nggak seperti penggunaan pupuk seperti zaman sekarang, yang dapat memicu berbagai ganggang di sungai dan danau. “Saat ini semua berlangsung dengan cepat dan dilakukan oleh manusia. Kondisi dari makhluk organic benar-benar hanya mengonsumsi oksigen. Namun, pada masa Proterozoikum yang terjadi pada skala ratusan juta tahun yang lalu dan secara progresif mengantarkan bumu pada atmosfir yang dipenuhi oksigen,terangnya.

Nah itulah penyebab langit warna biru. Okee puas deh denger jawabannya.

0 comments:

Posting Komentar

Foto Saya
adinda devyalita
Assalamu'alaykum.. You can call me Adinda, inget pake A di depan. Saya adalah drakor lover addict jadi kalo tau gimana move on dari drakor tolong kasih tau yaa 😂😂 Wassalam..
Lihat profil lengkapku